GORONTALO — Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mendampingi Gubernur Gusnar Ismail menyerahkan bantuan bahan produksi kepada pelaku UMKM di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo, Kamis (6/8/2026). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima dari empat jenis usaha.
Idah menyebutkan, bantuan modal usaha ini merupakan stimulus bagi pelaku UMKM agar roda usahanya terus berputar. Ia menegaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Bantuan ini diberikan kepada pelaku UMKM yang sudah memiliki usaha dan telah berjalan minimal dua tahun. Dengan begitu, bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berprofesi sebagai pelaku UMKM," ujar Idah di hadapan para penerima.
Penyaluran bantuan mengacu pada data yang dihimpun Diskumperindag Provinsi Gorontalo. Penerima merupakan masyarakat yang aktif menjalankan usaha sebagai sumber penghidupan utama, bukan sekadar usaha sampingan. Kriteria minimal dua tahun beroperasi menjadi syarat utama agar bantuan tidak salah sasaran.
Empat kategori usaha yang menerima bantuan pada tahap ini meliputi pemilik kios, pemilik warung makan dan minuman, pedagang gorengan, serta pedagang kue basah dan kue kering. Seluruh penerima berdomisili di wilayah Kota Gorontalo.
Idah menambahkan, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha setiap penerima. Pelaku UMKM yang dinilai berhasil mengembangkan usahanya akan diprioritaskan kembali pada program bantuan berikutnya.
"Kalau usahanya berhasil dan berkembang, tentu akan dievaluasi dan berpeluang mendapatkan bantuan kembali. Ini menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan usahanya," katanya.
Ia berharap, bantuan yang disalurkan dapat digunakan sesuai kebutuhan produksi, bukan untuk keperluan konsumtif. Dengan pengelolaan yang baik, produktivitas usaha diharapkan meningkat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Program ini dinilai memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan. Sebagian besar pelaku UMKM di Gorontalo merupakan perempuan yang berkontribusi menopang ekonomi keluarga.
"Program bantuan UMKM ini juga merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan. Karena itu, para penerima diharapkan memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan usahanya agar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan," tegasnya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen melanjutkan program serupa pada tahap-tahap berikutnya. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan efektivitas penyaluran bantuan dan mengukur dampaknya terhadap kesejahteraan pelaku UMKM di daerah tersebut.