Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Siapkan Make Up School Expo, Sekolah Bakal Pamerkan Potensi Masing-masing

Penulis: Saiful  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:02:32 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Husin Ali menyampaikan rencana Make Up School Expo dalam kegiatan IGTKI-PGRI Kota Gorontalo.

GORONTALO — Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Husin Ali mengatakan rencana Make Up School Expo merupakan bagian dari pengembangan program Make Up School yang kini mulai diterapkan di sejumlah sekolah. Ia menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan IGTKI-PGRI Kota Gorontalo bertema "Merajut Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi Menuju Guru yang Ceria, Inovatif dan Berkarakter" di Villa D2 Uno, Desa Botubarani.

Menurut Husin, dalam beberapa bulan terakhir sekolah mulai menggerakkan berbagai potensi yang dimiliki untuk menunjukkan keunggulan masing-masing. Pengembangan sekolah itu sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan yang mendorong penguatan manajemen berbasis sekolah.

Konsep Expo Masih Didiskusikan

Dinas Pendidikan Kota Gorontalo masih menyiapkan dan mendiskusikan konsep pelaksanaan Make Up School Expo. Husin belum memastikan jadwal maupun bentuk kegiatan tersebut.

"Kami sedang menyiapkan, sedang kita diskusikan. Mudah-mudahan semua potensi yang berubah di zaman kepemimpinan Pak Hj. Adam Dambia ini akan kita blow up ke publik, kita perlihatkan ke publik," jelasnya.

Melalui expo itu, masyarakat nantinya dapat melihat secara langsung berbagai potensi yang dimiliki sekolah di Kota Gorontalo. Husin menegaskan warga tidak perlu memilih sekolah yang jauh dari tempat tinggal.

"Ini ke depan bahwa Anda tidak perlu memilih sekolah yang jauh dari tempat tinggal. Bahwa sekolah di tempat Anda tinggal itu sudah jadi pilihan terbaik," katanya.

Ia berharap setiap sekolah mampu menunjukkan karakter dan keunggulannya sehingga masyarakat memiliki kepercayaan terhadap sekolah di lingkungan tempat tinggal mereka.

Program Satu Sekolah Satu Budaya Dievaluasi November-Desember

Selain Make Up School, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo menjalankan program satu sekolah satu budaya. Program itu diarahkan mendorong setiap sekolah mengembangkan dan menampilkan karya budaya masing-masing.

Husin menyebut penerapan program tersebut masih berjalan dan rencananya dievaluasi pada November hingga Desember 2026. Evaluasi dilakukan berdasarkan wilayah kecamatan.

"Sementara ini sedang jalan dan kita baru mau evaluasi insya Allah di bulan 11-12. Setelah dilaunching kemarin oleh Pak Wawali, sekarang jalan," ungkapnya.

Menurut Husin, program itu mendapat respons positif dari berbagai pihak. Ia optimistis program tersebut berdampak positif terhadap pelestarian budaya lokal.

"Tentu kita sudah bisa optimis bahwa budaya Gorontalo tidak boleh mati. Bahasa Gorontalo tidak boleh punah," tegas Husin.

Bahasa Gorontalo Dipakai Setiap Selasa dan Kamis

Pemerintah Kota Gorontalo telah menetapkan penggunaan bahasa Gorontalo pada setiap Selasa dan Kamis di sekolah serta tempat-tempat pelayanan. Kebijakan itu melengkapi program satu sekolah satu budaya yang sedang berjalan.

Melalui Make Up School Expo dan berbagai program pengembangan sekolah lainnya, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo berharap potensi setiap satuan pendidikan semakin dikenal masyarakat. Kualitas dan karakter sekolah di Kota Gorontalo pun diharapkan ikut menguat.

Reporter: Saiful
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top