Peneliti UNG Kaji Batang Sorgum Manis Jadi Sirup Alami untuk Pangan Fungsional

Penulis: Fajar  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:01:31 WIB
Peneliti UNG mengkaji pemanfaatan batang sorgum manis sebagai bahan sirup alami untuk pangan fungsional.

GORONTALO — Kajian ilmiah yang melibatkan peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengungkap batang sorgum manis tidak berhenti sebagai limbah tanaman. Bagian itu bisa diolah menjadi sirup alami yang fungsinya melampaui pemanis biasa.

Agus Bahar Rachman dan Eduart Wolok dari UNG berkontribusi dalam artikel review bersama peneliti dari sejumlah institusi lain. Artikel itu diterbitkan dalam Discover Food Volume 5 Tahun 2025 dengan judul Sweet sorghum (Sorghum bicolor var. saccharatum (L.) Mohlenbr.) syrup: sustainable food upcycling and functional enhancement in animal products.

Dari Batang Tanaman Jadi Bahan Pangan Bernilai Tambah

Kajian tersebut merangkum berbagai hasil penelitian mengenai sirup sorgum manis. Cakupannya mulai dari proses produksi, komposisi nutrisi, senyawa fenolik, hingga pemanfaatan dalam pengembangan produk pangan berbasis susu, daging, dan bakery.

Pemanfaatan batang sorgum itu ditempatkan dalam kerangka food upcycling. Pendekatan ini berupaya meningkatkan nilai guna sumber daya pangan melalui pengolahan menjadi produk bernilai tambah, bukan sekadar membuang sisa tanaman.

Sirup Sorgum Manis dan Peluang Produk Fungsional

Sirup dari batang sorgum manis tidak hanya berperan sebagai pemanis. Kajian itu menyoroti potensinya sebagai bahan fungsional dalam berbagai produk pangan, sejalan dengan kandungan senyawa fenolik yang turut ditelaah.

Penelitian ini memperkuat posisi sorgum sebagai komoditas pangan berkelanjutan. Tanaman tersebut dikenal punya banyak manfaat, dan bagian batangnya menyimpan potensi yang selama ini kurang tergarap.

Mengapa Sorgum Relevan untuk Pangan Berkelanjutan

Kajian yang melibatkan peneliti UNG ini menempatkan sorgum manis dalam peta riset pangan yang lebih luas. Proses produksi sirup, komposisi nutrisi, sampai penerapannya di produk olahan menjadi satu rangkuman utuh.

Bagi daerah seperti Gorontalo, riset semacam ini membuka peluang pengembangan produk pangan lokal berbasis sorgum. Nilai tambahnya tidak berhenti di sirup, tetapi bisa merambah produk susu, daging, dan bakery.

Artikel review itu menjadi rujukan awal bagi peneliti maupun pelaku usaha yang ingin mengolah batang sorgum manis menjadi produk pangan bernilai jual. Kajian lanjutan soal penerapan di skala produksi masih terbuka.

Reporter: Fajar
Sumber: darilaut.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top