GORONTALO — Prodi Teknik Sipil UMGO menjalani asesmen selama satu hari penuh. Tim asesor LAM Teknik terdiri dari Hendra Setiawan sebagai Ketua Tim dan Herman Parung sebagai Anggota. Keduanya memverifikasi kesiapan program studi memenuhi standar mutu pendidikan tinggi.
Verifikasi menyentuh sejumlah aspek penyelenggaraan program studi. Mulai dari tata kelola, proses pembelajaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Apa yang Dinilai Asesor LAM Teknik di Prodi Teknik Sipil UMGO?
Asesmen Lapangan menjadi tahapan penting dalam perjalanan peningkatan mutu akademik Prodi Teknik Sipil UMGO. Kehadiran tim asesor bukan sekadar tahapan administratif dalam proses akreditasi.
Kepala Program Studi Teknik Sipil UMGO, Noor Fatmawanti Ahmad, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan asesmen yang berjalan lancar. Menurutnya, asesmen menjadi kesempatan bagi program studi melihat capaian sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan.
"Alhamdulillah, pelaksanaan Asesmen Lapangan Prodi Teknik Sipil UMGO dapat terlaksana dengan baik. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Catatan dan masukan yang diberikan asesor menjadi bagian penting dari evaluasi dan perbaikan demi kemajuan Teknik Sipil UMGO," ujarnya.
Catatan Asesor Jadi Bahan Evaluasi, Bukan Sekadar Hasil Akreditasi
Noor menegaskan, hasil asesmen akan menjadi pijakan bagi program studi untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan pelayanan akademik. Proses asesmen tidak hanya dimaknai sebagai tahapan menuju hasil akreditasi.
"Proses asesmen tidak hanya kami maknai sebagai tahapan menuju hasil akreditasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk terus berbenah. Apa yang menjadi catatan akan kami jadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan akademik," tambahnya.
Dekan FSIK UMGO, Dr. Moh. Ervandi, S.Pt., M.P., menilai Asesmen Lapangan menjadi momentum strategis. Menurutnya, asesmen mengukur sejauh mana penyelenggaraan Prodi Teknik Sipil telah berjalan sesuai standar mutu.
"Asesmen Lapangan ini bukan hanya tentang proses akreditasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk melihat sejauh mana penyelenggaraan Prodi Teknik Sipil telah berjalan dan apa yang masih perlu diperkuat," ungkap Ervandi.
Dukungan FSIK UMGO untuk Pengembangan Prodi Teknik Sipil
Ervandi memastikan FSIK UMGO terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Prodi Teknik Sipil. Dukungan mencakup sisi akademik, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta tata kelola.
"Setiap masukan dari asesor menjadi bahan penting bagi kami untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Kami berharap proses ini memberikan hasil terbaik, namun yang lebih penting adalah semangat peningkatan mutu tetap berlanjut setelah Asesmen Lapangan selesai," tegasnya.
Dengan berakhirnya Asesmen Lapangan LAM Teknik, Prodi Teknik Sipil UMGO kini menunggu hasil penilaian. Tahapan ini menandai komitmen peningkatan mutu yang tidak berhenti pada proses akreditasi.