GORONTALO — Rembuk Utama KTNA yang berlangsung di sela-sela Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo menjadi ajang strategis bagi para petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Acara yang digelar di Universitas Gorontalo Convention Center (UGCC) itu dihadiri langsung oleh Ketua KTNA Pusat dan diikuti oleh perwakilan KTNA se-Indonesia.
Salah satu agenda krusial yang dibahas dalam rembuk utama tersebut adalah pemilihan calon tuan rumah untuk PENAS ke-XVIII tahun 2029. Wagub Idah mengungkapkan bahwa tiga daerah telah menawarkan diri untuk menjadi penyelenggara.
“Tadi juga diberitahukan ada persiapan calon tuan rumah mendatang dengan beberapa daerah yang sudah menawarkan diri Sulawesi Utara, Sumatera Utara, dan Lampung,” ucap Idah dalam sambutannya.
Wagub Idah menyebut bahwa penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo merupakan momentum emas untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah. Ia mencontohkan dampak ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat dari kunjungan peserta dan tamu luar daerah.
“Kita lihat sendiri, paling tidak dalam seminggu ini perekonomian kita berjalan lancar. Keuntungan dari kunjungan tamu-tamu dari luar daerah itu bisa langsung dirasakan oleh masyarakat kita. Mulai dari penginapan, kuliner, hingga oleh-oleh,” jelas Idah.
“Tentunya dengan acara sebesar ini, Gorontalo akan semakin dikenal luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Dalam sambutannya, Wagub Idah menyampaikan salam hangat penyambutan kepada para peserta yang disebutnya sebagai pahlawan pangan Indonesia. Ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir di Gorontalo.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo, saya mengucapkan selamat datang di Bumi Hulonthalo Lipu’u, Serambi Madinah,” ucapnya.
Ia menambahkan, hadirnya para petani dan nelayan dari seluruh Indonesia merupakan semangat perjuangan negeri ini khususnya di dunia pertanian dan perikanan.
Wagub Idah juga berharap acara ini menjadi ajang tukar informasi dan inovasi bagi para pelaku pertanian dan perikanan. Ia mendorong para peserta untuk saling berbagi kiat-kiat dalam meningkatkan produksi di masing-masing daerah.
Antusiasme peserta tampak terlihat jelas selama jalannya rembuk utama. Kegembiraan juga terpancar dari wajah Wagub Idah melihat semangat para peserta yang hadir dalam forum nasional tersebut.