GORONTALO — Gedung baru MTSS Bahrul Ulum di Desa Pone kini memiliki aula, tiga ruang kelas, laboratorium komputer, ruang perpustakaan, ruang dewan guru, ruang kepala madrasah, toilet, serta masjid yang direnovasi. Seluruh fasilitas itu dibangun melalui program kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Agama.
Wagub Idah mengapresiasi kualitas bangunan yang dinilainya sangat memadai untuk kegiatan belajar-mengajar. "Gedungnya bagus, view-nya bagus dan tentu harus dibarengi dengan kualitas guru-gurunya. Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah ini sudah sangat memadai untuk sebuah fasilitas pendidikan," ujarnya usai peresmian.
Idah menilai perkembangan MTSS Bahrul Ulum menunjukkan tren positif setiap tahun. Dia mencontohkan, jumlah siswa yang semula hanya tujuh orang dan kemudian sepuluh, kini bertambah menjadi 30 siswa.
"Artinya fasilitas ini menjadi penunjang ketertarikan orang tua siswa menyekolahkan anaknya di sini. Tentunya dengan bangunan yang baru diharapkan pendidikan karakter dan ahlak dapat diutamakan juga," pinta istri mantan Gubernur Gorontalo dua periode Rusli Habibie itu.
Plt. Kakanwil Kemenag Gorontalo Mahmud Bobihu menjelaskan, PHTC 2025 merupakan program inisiasi Presiden Prabowo. Pada tahun lalu, program tersebut menyasar lima sekolah di Kabupaten Gorontalo dari total 18 sekolah di tingkat provinsi.
"Anggarannya tiga miliar, tergantung besar bangunan. Alhamdulillah ini kita lihat bersama bangunannya luar biasa dan kualitasnya kita lihat terbaik. Kita berharap bangunan ini bisa memotivasi para guru untuk mengembangkan potensinya," kata Mahmud.
Peresmian gedung ini diharapkan menjadi daya tarik bagi warga sekitar Batudaa Pantai untuk menyekolahkan anak mereka di madrasah tersebut. Dengan fasilitas yang lengkap, kualitas pendidikan berbasis karakter dan keagamaan diharapkan semakin meningkat.