Komisi III DPRD Gorontalo Tinjau Lokasi Jembatan Tolomato-Tapadaa, Akses Roda Empat Masih Harus Menyeberang Sungai

Penulis: Saiful  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 18:07:31 WIB
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo meninjau langsung lokasi Jembatan Tolomato-Tapadaa di Kabupaten Bone Bolango, Minggu (9/8).

GORONTALO — Kondisi akses warga Desa Tolomato menuju Desa Tapadaa di Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, masih jauh dari layak. Jembatan yang ada saat ini hanya mampu dilalui kendaraan roda dua, memaksa pengendara mobil untuk mencari jalur alternatif dengan menyeberangi aliran sungai.

Keterbatasan ini menjadi sorotan utama saat pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan lapangan pada Minggu (9/8). Mereka datang untuk melihat langsung kebutuhan pembangunan jembatan yang lebih representatif bagi kedua desa tersebut.

Mobilitas Warga Terhambat, Mobil Terpaksa Melintasi Sungai

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kiyai, menyebut kondisi jembatan saat ini tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan baru bukan sekadar permintaan, melainkan kebutuhan yang mendesak.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Saat ini kendaraan roda dua masih bisa melintas, tetapi untuk kendaraan roda empat harus menyeberangi sungai,” kata Syamsir saat meninjau lokasi.

Lintasan sungai yang digunakan sebagai jalur alternatif tentu menyimpan risiko, terutama saat debit air meningkat. Warga yang mengangkut hasil pertanian atau kebutuhan pokok menggunakan mobil bak terbuka terpaksa mengambil risiko ini setiap hari.

Aspirasi yang Sudah Lama Diperjuangkan

Jembatan Tolomato-Tapadaa dinilai memiliki peran vital karena menjadi salah satu akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaannya menghubungkan dua desa yang secara administratif berada di wilayah Suwawa Tengah, sebuah kecamatan yang sedang berkembang di Kabupaten Bone Bolango.

Dengan adanya peninjauan langsung dari Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, diharapkan usulan pembangunan ini segera masuk dalam prioritas program pemerintah. Masyarakat setempat berharap realisasi pembangunan tidak lagi menunggu terlalu lama, mengingat mobilitas warga dan distribusi barang sangat bergantung pada akses jembatan yang memadai.

Kunjungan ini menjadi catatan penting bagi DPRD untuk memperjuangkan alokasi anggaran pembangunan jembatan pada tahun anggaran mendatang. Jika terealisasi, jembatan baru nantinya diharapkan mampu dilalui seluruh jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sehingga memangkas waktu tempuh dan meningkatkan keselamatan warga.

Reporter: Saiful
Sumber: gotimes.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top