GORONTALO UTARA — Komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan dasar tanpa memandang letak geografis akhirnya terbayar lunas. Pulau Dudepo di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, resmi menikmati aliran listrik untuk pertama kalinya setelah melalui proses panjang yang sempat tertunda karena besarnya nilai investasi.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyebut momen ini sebagai jawaban atas penantian panjang masyarakat setempat. Kehadiran listrik tidak hanya soal penerangan, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi warga.
"Alhamdulillah hari ini, setelah sekian lama kita nantikan, akhirnya terwujud apa yang menjadi harapan kita bersama," kata Idah saat menghadiri penyalaan perdana jaringan listrik melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV di Pulau Dudepo, Senin.
Investasi Besar Bukan Halangan, Keadilan Jadi Prioritas Utama
Pembangunan infrastruktur kelistrikan di pulau terluar ini sempat menjadi polemik. Nilai investasi yang digelontorkan dinilai tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang akan dilayani. Namun, pertimbangan itu dipatahkan oleh prinsip pemerataan.
Idah mengungkapkan bahwa keputusan untuk tetap melanjutkan proyek ini lahir dari rasa keadilan. Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan fasilitas yang sama, di mana pun mereka tinggal.
"Pak Rusli mengatakan, bukan masalah anggarannya yang besar, tetapi ini adalah rasa keadilan karena masyarakat Dudepo juga merupakan warga negara Indonesia yang selama puluhan tahun belum pernah menikmati listrik," katanya menirukan pernyataan Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie.
Sinergi Tiga Pilar Mewujudkan Listrik di Wilayah Kepulauan
Proyek strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PT PLN. Sinergi tersebut dinilai kunci sukses dalam memperluas akses energi, khususnya di daerah yang secara geografis sulit dijangkau.
Penyalaan perdana ini turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, jajaran direksi PT PLN, serta unsur Forkopimda setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan keseriusan bersama dalam membangun daerah kepulauan.
Wagub Ingatkan Warga soal Keamanan Listrik di Musim Kemarau
Di tengah kebahagiaan masyarakat, Idah juga menyampaikan pesan penting terkait keselamatan. Ia mengimbau agar seluruh warga turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun dan bijak dalam menggunakan energi listrik.
"Apalagi di musim kemarau yang panjang seperti sekarang, kita harus bersama-sama mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya mengingatkan risiko kebakaran yang kerap dipicu oleh kelalaian penggunaan instalasi listrik.
Dengan mengalirnya listrik di Pulau Dudepo, diharapkan roda perekonomian masyarakat setempat semakin bergerak cepat. Aktivitas usaha mikro, pendidikan anak-anak di malam hari, hingga pelayanan kesehatan darurat kini tidak lagi terhambat oleh keterbatasan energi.